Pekan lalu gw ketemu dua kawan lama sekaligus. Dua-duanya selain membawa kabar baik tentang diri mereka masing-masing, juga membawa berkah buat buku ‘Cheers, UK!’ hihihi.

Yang pertama, Iboy. Ini dia tebengan gw paling handal selama masa SMA. Tepatnya andalan warga Jakarta Timur, hihihi. Doi juga yang selalu membuat gw terkagum-kagum dengan kepiawaian dia jualan, dengan hal-hal yang paling gak gw duga. Pas gw di London, dia pernah nawarin gw bikin cerpen via SMS. Gw bengong dong. Idih, masa cerpen lewat SMS. Eh ternyata sempet rame juga moda kayak gitu, misalnya dipakai Dewi Lestari dengan ‘Perahu Kertas’-nya kalo gak salah.

Dua hari lalu tiba-tiba dia bikin kejutan dengan bikin kuis di Twitter, dengan hadiah buku gw. Gw sih ya hayuh aja dongs yaaa.. namanya juga promosi, hehe. Dia bikin kuis lewat akun band yang dia manajeri (aneh sekali ini kata ‘manajeri’), yaitu @LUNNOtheband. Sejatinya, sesungguhnya, oh maafkan aku Boy, gw gak pernah tau Lunno Band itu musiknya kayak apa. Gw baru dengerin pas masuk ke website mereka, untuk nonton video klip ‘Angel of Mine’-nya mereka. Eh ternyata oke juga, hihihi.

Kuisnya tuh #kuispetabuta gitu, secara video klip itu dimulai dengan peta UK, lalu ada panah yang menunjuk ke satu kota tertentu. Nah, kuisnya adalah apa nama itu kota yang ditunjuk sama anak panah. Gw juga langsung buru-buru buka peta, secara gw gatau jawabannya. Tapi karena internetnya yak-yak-o kampret gini, jadilah gw membatalkan niat gw untuk ikut mencari jawabannya, hihihi. Kemarin ketemu deh pemenang yang dapat buku ‘Cheers, UK!’ yaitu @kasranmp di Makassar. Selamat yaaaakkk.. Selamat menikmati buku hadiah yaak!

Secara doi tukang marketing handaaaaall bener, langsung aja lah gw bajak ide-ide segar dari dia untuk persiapan launching buku 13-14 November mendatang barengan Pameran Pendidikan UK di Jakarta-Bandung. Beeuuh, gw kayak artis ibukotah aja nih mau tur, kaiakaiakiaka! Tentu saja semua disertai peluk mesra penuh kehangatan untuk Rina, istrinya Iboy yang juga teman sekelas kami di 2Fis1 di sekolah belagu yang ngaku-ngaku  ‘too smart for you’ ituh, hihihi.

Nah kawan lama yang kedua adalah Zaky Yamani. Dia ini jurnalis handal ibukota, eh bukan deng, bukan ibukota, tapi di Bandung. Dia ini anak Pikiran Rakyat (PR) Bandung. Gw ketemu pas ikut training Asian Center for Journalism di Manila, Mei 2009 lalu. Dia ini bener-bener jagoan, karena menang ini dan itu gitu deehh.. Gak kayak gw yang modal sotoy doang, hahaha! Pas kami training di Manila itu, dia berlaku sebagai tour guide gw karena dia pernah ambil MA in Journalism di Ateneo de Manila University. Tapi dia ini tour guide yang memalukan (gak kayak gw yang terpercaya hahaha), karena cuma pernah sekali naik Jeepney! Iiihhh. Untungnya kegagalan dia ini terbayar setelah dia ngajak gw makan ikan bandeng yang enaakkk itu di Intramuros.

Ketika tegor-tegoran di YM, dia ngasih kabar menyenangkan, yaitu dia abis nulis buku ‘200 Ikon Bandung Ieu Bandung, Lur’ bareng temen-temennya, trus lagi proses edit novel yang akan segera terbit, trus lagi nunggu istrinya lahiran dan siap masuk dapur rekaman mau bikin album punk. Whoooaaa, ampun dah! Keren banget!

Kutipan paling nendang dari percakapan gw dan Zaky sore itu adalah “Mumpung masih hidup, kalo mati nggak bisa ngapa-ngapain.” Aahhh soo truuee..

Berkah ngobrol sama dia adalah karena dia siap nyebarin kabar kalau buku ‘Cheers, UK!’ akan launching di Pameran Pendidikan UK yang di Bandung, 14 November mendatang. Wahuyy asik dah! Di pertemuan berikutnya di FB, eh malah dia yang nagih gw untuk bikin semacam press release untuk disebarin ke teman-temannya. Aduuhh senangnya kalo orang yang mau bantuin ikutan semangaattt! Hiks, terharu!

Terima kasih ya kawan-kawanku semuanya.. Mereka yang gak dibikinin postingan di sini gak berarti gak punya tempat di hatiku lhooohh *kecupmesra*

Advertisements