Kemarin cetingan di FB sama Siska, salah satu pembaca buku ‘Cheers, UK!’

(FYI, beberapa waktu lalu Siska bela-belain ke kantor gw lho untuk ambil buku yang dititipkan ke teman gw, untuk gw tandatanganin.. aihh.. mengharukan yaa.. *hugs*)

Dia mengaku sedang baca lagi buku itu. Dan kali ini dia baca buku itu sambil bawa … kalkulator.

Huauauhauhau. Ajaib. Dia bilang, gara-gara sekarang baca sambil pegang kalkulator, jadilah dia tercengang dengan harga sebungkus Indomie.

Gw langsung buka buku lagi dong, secara udah lupa. Satu kardus Indomie, pada 2005 lalu, adalah £7. Dengan kurs waktu itu, berarti sekitar Rp 119.000,- Karena satu kardus itu isinya 40 bungkus, berarti satu Indomie itu Rp 2975. Barusan gw ngecek ke temen gw, harga Indomie sebungkus itu Rp 1000-an. Hmm, berarti hampir 3x lipat yak. Mahal ih.

Untung gw dulu belum parah banget migrennya kalo makan Indomie yak. Well, mi instan lainnya juga mengakibatkan hal serupa sih, jadi gak spesifik satu merk tertentu gitu. Kalo migren jaya pas di London gara-gara makan Indomie kan berasa rugi dua kali. Udah mahal, migren pula, kekekek.

Advertisements