Tags

, , ,

Cleo Januari 2011

Perjalanan ke toko buku memang gak pernah mengecewakan. Kemarin gw membeli majalah Cleo edisi Januari 2011. Di situ ada *dehem dulu* resensi ‘Cheers, UK!’ dwonggsss.

Dengan berdebar gw cari di daftar isi. Biasanya sih ada di rubrik review buku. Gw berusaha gak high hopes dulu dong, daripada ntar kecewa pingin garuk tembok. Oke gw buka Cleo-nya yang untungnya gak pake diplastikin segala hihihi.

Daftar isi

“Contents, Januari 2010.” Ah paling gak ada di sini nih. Biasanya ka

n rubrik review  buku itu adalah rubrik regular, yang artinya gak bakal ada rincian, dan ditaro di daftar isi halaman kesekian.

Tapi oh tapi. Jreng jreng. Kok ada judul buku gw di situ? Aaaaahh rasanya mau pingsaaaaannn..

Langsung dong gw bergegas cari halaman 195.

*pingsan*

Dengan noraknya gw langsung suka sama pilihan font untuk judul dan untuk nama gw. Oh so betapa gak pentingnya dong. Tapi lagi-lagi harus gw ulang, seperti gw tulis dalam buku: dress to impress. Lho apa hubungannya? Hahaha, pokoknya gitu deeee..

Lalu gw balik halamannya, ke halaman 196. Lho, kok masih isinya buku gw. Balik lagi. Lhoooo kok masiihh.. *siap pingsan* Balik lagi, aaaaahh masiiihh… *mulai gemeteran* Lantas balik lagi, aaaahh ada foto gw dan tulisan “The Writer”. Aaaah! *pingsan*

Begitu gw cermati lagi, ternyata 8.5 halaman itu isinya cuplikan buku gw. Ini bener-bener cuplikan yah. Jeung Herdiana Hakim selaku kontributornya ngambil beberapa bab untuk ditulis plekplek lengkap di situ. Pastinya pemilihan bab itu disesuaikan dengan pembaca Cleo dongs kan.

*masih pingsan*

Yang diambil dari buku ‘Cheers, UK!’ adalah bab berjudul ‘Cheers, Mate!’ lalu cerita soal kedatangan gw di hari pertama di London, abis itu Oxford Street Festival, sesi lapor diri di KBRI, pencarian sepatu boot dan penjelajahan Camden, ke Portobello Market, nonton konser Jamie CUllum. Ada juga soal jalan-jalan ke Peckham (Tika pasti bahagia nih, hihihi), Borough Market, Boxing Day, malam tahun baruan di Thames, plesir ke Liverpool, dan terakhir soal berburu buku dan punting di Cambridge.

9 halaman!

Wuidih, 13 bab aja tuh! Hal pertama yang ditanyakan sama Hil adalah: gapapa tuh sama Gagas? Soalnya kan isinya rubrik Chick-lit di Cleo itu berasal dari 13 bab buku gw. Untuk perbandingan, blog pippilottagoinguk aja gw tutup supaya pembaca fokus ke buku ‘Cheers, UK!’ aja *biar beli gitu maksudnya hihihi* Ternyata menurut Jeng Herdi, jatah rubrik ini emang 9 halaman. Dan karena tulisan di buku ringkas-ringkas, jadilah dapat 13 bab. Dia pun bertanya,”Gapapa kan?” Haiyaaa.. ya gapapa dongs. Mudah-mudahan siy 13 bab itu betulan bisa memancing pembacanya Cleo untuk bergerak ke rak buku dan mencari ‘Cheers, UK!’ yang sesungguhnya, hihihi.

Gw demen juga nih sama kolom ‘The Writer’ yang ada di situ. Itu adalah hasil wawancara by email antara gw dan Herdi Cleo. Foto yang dipilih adalah foto yang diambil sama Bimo, eks teman sekantor di KBR68H yang waktu 2005 itu lagi kerja di BBC Siaran Indonesia London, pas kami lagi tamasya pakai Thames Cruise. Turis banget dah tuh, hihihi.

Itu akyu!

Ada satu bagian di kolom ‘The Writer’ yang bikin ngikik.

Selain menjadi jurnalis, penulis dan blogger (cek citradp.wordpress.com), Citra menikmati waktu bersama “suami yang caem dan anak yang keren.”

Huauahuahua. Hil sok misuh-misuh gitu pas baca bagian itu. “Ih gak disebutin gitu nama aku dan Senja.” Kekekek, oh maafkan aku wahai kamu yang caem dan kamu yang keren, kikikikik.

Cleo dan Jeng Herdi, thanks banyak ya! You’ve made my day! Really, it’s a fresh start – as stated on Cleo’s cover – for an extraordinary 2011!

Advertisements