'Speech' (foto: nita)

Setelah selesai menyanyikan national anthem dari kedua negara, sambutan deh. Standar lah. Gw lupa si bapak yang kasih sambutan ini dari mana. British sesuatu apa gitu deh. Gw gak mudeng. Kan sibuk mempersiapkan pertanyaan kuis berhadiah buku buat ntar, hihihi.

Abis itu, MC pun berkata,”We would like to welcome Ms Citra Dyah Prastuti to the stage for the speech.”

Speech? Maksud lwoh? Perasaan tadi kita udah deal kalo bakal ‘sharing’ ajah. Iiihhh.

Jadilah gw digiring untuk berdiri di podium. Podium. Podiuuumm. Hellooow. Keren bener dah gw malem itu. Lantas si MC memperkenalkan gw lagi. “Ms Citra got a scholarship from University of Indonesia, and she took her undergraduate study in UK.”

Hm, kayaknya ada yang salah deh Mas.

Jadilah gw koreksi dia dulu dong di awal. Gengsi kita lah dikira beasiswanya untuk undergraduate #plak.

foto: nita

Abis itu ternyata formatnya tanya jawab. Tampilannya pasti aneh. Gw di podium yang letaknya di pinggir panggung, sementara MC ada di tengah panggung.

Pertanyaan pertama:  Bagaimana rasanya ketika awal ada di UK, sebagai orang asing di sana? Catat, in English ya. Ya gw jawab sempurna dong. Bahwa gw datang dengan stereotype orang Inggris tuh gono gono gono, eh ternyata enggak. Gw kasih contoh soal senggolan dikit bilang ‘sorry’ dan semua orang dipanggil ‘love’. Cocok lah sama tema ‘konektivitas budaya’ itu yang diusung Britainesia itu malam.

Pertanyaan kedua: Bagaimana pengalaman perbedaan budaya selama di sana? Gw lupa jawaban gw apa. Panjang lah pokoknya, hahaha. Abis itu ada pertanyaan ketiga atau enggak ya? Hmmmm.

Terakhir, kuis buku. Gw cuma bawa 1 buku tentunyah. Gw kasih kuis dengan salah satu pertanyaan yang paling sering gw ulang di berbagai kesempatan. “Salah satu sampul The Beatles menunjukkan mereka menyeberang jalan, apa nama jalan itu?” Gampang kan. Seketika dapat lah satu pemenang untuk buku ‘Cheers, UK!’ Selamat ya jeung.

Abis itu, foto bareng dwongs. Bersama MC dan si putri raja plus pengawal kerajaan bertopi hitam tinggi itu, hihihi.

Setelah itu panggung diisi dengan performance dari kelas anu dan kelas anu. Pas pertunjukan sulap (disusul badut, kekekek boong deng), sambutannya meriah banget. Kayaknya si Hans yang lagi perform ini clown of the crowd gitu deh. Abis itu pentas tari tradisional UK yang gw juga baru tau. Yang perform ya tadi duet national anthem itu. Gak lama, penampilan tari tradisional Jawa, apa gitu namanya lupa. Dan yang perform adalah si perempuan penyanyi national anthem itu. Gak lama giliran band yang perform. Mereka ceritanya jadi The Beatles. Dan yang pegang bas, adalah si perempuan itu lagiiiii… Gile, multi talenta banget ini anak.

Eh abis itu mosok gw disuruh naik panggung lagi. Ternyata ada yang kelupaan. Belum ngasih piagam sama suvenir gelas Britainesia. Asiiiikk.. foto-foto lagi dwongs!

Sayangnya gw gak bisa ikutan acara Britainesia itu sampai habis, karena ada janjian sama Citta, Tika dan Sly di Pacific Place. Gw cabut pas pemutaran film dokumenter. Makasih ya Nita udah nemenin. Makasih ya Ruth dan Cicilia dari LSPR undah mengundang “Cheers, UK.”

Advertisements