Weekend seru di SOS Desa Taruna

Akhir pekan lalu, gw dan Hilman ngisi di Training Jurnalistik Anak-nya SOS Desa Taruna. SOS Desa Taruna ini tempat kerja barunya Budi, dulu teman sekantor di KBR68H. Trainer lain ada Bang Sihar (Sinar Harapan), Kikid & Anton (Koran Tempo) dan Mas Ramdan (MNC TV).

SOS Desa Taruna ini apa ya, hmm.. semacam panti asuhan gitu kali ya. Tapi konsepnya unik. Karena anak-anak ini ‘dibuatkan’ keluarga baru dan dibesarkan di keluarga baru itu. Lengkap dengan rumah, kakak adik dan ibu. Si ibu asuh ini tersedia 24 jam khusus untuk mereka sebagai satu kesatuan keluarga yang baru. Adik-kakak ini bisa berasal dari aneka rupa latar belakang. Membayangkan mereka sekarang punya kesempatan menata hidup yang lebih baik di tempat ini, melegakan banget.

Nah, training itu tuh ditujukan buat anak SD-SMP gitu. Widih, seumur-umur gw gak pernah tuh ngajarin anak SD-SMP, gimana caranya ya?

Melihat mading buatan temannya

Karena inti utama dari training ini adalah menulis, buat anak-anak SD gw memulai dengan sesuatu yang sangat sederhana. Gw nunjukin buku diary pertama gw waktu SD. Haha, keren gak tuh, gw masih nyimpen itu buku. Gw sampai khusus mampir ke rumah eyang gw di Cipinang untuk ambil buku itu. Lantas gw juga nunjukin buku ‘Cheers, UK!’ gw dongs. Intinya adalah, mulai nulis dari sesuatu yang katro dan sangat personal seperti diary, sedikit banyak mengasah kemampuan dan kesukaan akan menulis. Di kasus gw, sampai jadi blog pippilottagoinguk (juga teman-temannya yang lain) plus buku dongs, ahuuyy.

Hilman mengajar 🙂

Di kelas menulis yang buat anak SMP, gw singgung dikit juga soal diary. Tapi karena mereka udah lebih advanced, langsung aja ke materi soal mencari gagasan, seperti yang diminta Budi ke gw. Asik. Mereka sangat bersemangat mengikuti materi-materi itu. Ada aja lah yang bengal, namanya juga anak muda haha. Yang lebih menantang justru kelas buat anak SD, gileeee susah bener mencuri perhatian dan menahan konsentrasi mereka!

Judul buletin: Mars, Beras dan City Village. Keren!

Output akhir dari training ini buat anak SD adalah bikin mading. Sementara buat anak SMP itu bikin buletin. Nah Hilman lah yang ngasih materi soal bikin buletin itu. Dia udah riset dulu soal zine-zine indie gitu deh, biar gampang ditiru formatnya sama anak-anak SMP di sini.

Trainingnya mulusss dan menyenangkan. Senja yang diajak ikut serta juga senang karena

Halaman luaass dan hijaauuu dipandangi Budi (kiri) dan Kikid (kanan)

ketemu lapangan luaasssss banget dan TK! Gak nyangka deh ada tempat seasik ini di deket Cibubur Junction.

Sebelum pulang, gw kasih buku ‘Cheers, UK!’ gw ke Pak Valent, pembina di SOS Desa Taruna ini. Di buku gw tulis begini: “Semoga bisa jadi motivasi dan semangat buat anak-anak SOS Desa Taruna!” Kalau sekarang kehidupan mereka sudah ditata dengan lebih baik, bukan gak mungkin dong mereka bisa dapat beasiswa sekolah trus jalan-jalan seperti yang gw lakukan *wink*

Selamat membaca ya teman-teman sekaliaaan.. *peluk*

Advertisements