Oke, Akar Pinang selesai, gw kembali duduk di set syuting. Ayooo mullaaiii dooonggg… Gw gak sabaaarrrr segera mengakhiri ini semua. Gw gak berbakti banget nih sama kantor. Hari Jumat itu kan kantor gw lagi ultah ke-12, eh gw malah ada di kantor media lain, dan ngomongin soal royal wedding gak genah gini pula, hihihi.

Jadilah gw menyibukkan diri ngobrol sama Tommy Tjokro yang … err.. ganteng ya *ngikik* 

Ooohh.. gelasnya!

Setiap kali di tampilan TV lagi ngomongin hal-hal lain, dan gak lagi perbincangan, gw membunuh waktu dengan ngajak ngobrol TomTjok. Gw udah bosen foto-foto di seputar set syuting ini. Gw udah fotoin segala patungnya lah, orang kerja lah, Prabu Revolusi dan kue pengantin tinggi itu lah, bahkan gelas dengan tulisan SP di situ pun udah gw foto. Ngobrol-ngobrol sama TomTjok, ternyata dia udah married, pernah kuliah di Australia, lalu kepingin cari beasiswa. “Tapi susah ya kalau udah married kayak gw,” kata dia. True true. Prioritas kalau udah berkeluarga emang jadi berubah, tapi gak ada salahnya lho memelihara keinginan untuk cari beasiswa! One can never be too old to try something new!

Sembari nunggu gw bener-bener diajak berbincang dengan TomTjok, gw sibuk nge-Twit dan update status di FB. Yang ada di situ komentarnya aneh-aneh. Ada yang bilang gw ketutupan bunga, ada yang ngomentarin pipi gw kayak korban KDRT, sampe ngeladenin SMS nyokap yang tiada henti menagih kapan gw nongol di tv, hihihi.

Trims Eci buat fotonya *peluk*

Dan akhirnya gw betul-betul ditanya *haaalelujah*

Yang gw heran adalah karena TomTjok memperkenalkan gw sebagai ‘Citra Dwi Prastuti’ dan menyebut kantor gw sebagai “sixty eight h”…. Iya sih bener, 68H itu begitu dibaca dalam bahasa Inggris. Tapi kenapa mesti dibaca pakai bahasa Inggris? *tepok jidat*

Eniiweeii gw lantas cerita soal kepergian gw ke Westminster Abbey saat itu karena diminta liputan Tempo, lalu di dalam sana ada apa aja, lalu ditanya juga soal gimana sih sebenernya media Inggris kepada royal family ini. Ya royal family itu sumber berita yang juicy banget lah buat media Inggris yang sangarnya pwoool itu. Gw gak pernah liat ketika wartawan Inggris liputan edan-edanan gitu sih, tapi kalau ngeliat gimana publikasinya di media lokal soal apa pun, edannya emang pwol. Apalagi soal royal family dongs. Mereka bisa bela-belain nguntit Harry di pub lokal sampai jam 3 pagi untuk nge-gap apa pun yang dia lagi lakukan. Jam 3 pagi di Inggris gitu lho! Don’t they have better things to do?!

Sementara Pak Walfred cerita juga soal gimana kehebohan warga Inggris pas Lady Di meninggal di 1997 dulu itu. Lalu analisanya dia soal media dan pemberitaan royal wedding. Duile. Dia ngasih analisa, lah gw modalnya gosip di media online soal Harry-Kate gini, hihihihi. Hadoooh, sebagai media scholar, gw memalukan jaya nugraha niiyyy… masa  pertama kali muncul di TV malah ngomongin royal wedding! *guling-guling*

Karena 8-11 Show ini ingin tampil dalam format yang fun, jadilah sembari kita ngobrol itu ada hidangan yang diberikan. Hidangan pertama: salad. Dan saladnya enaaaaaaaaaaaaak banget! Setiap kali kamera lagi gak mengarah ke gw, sebetulnya gw pingin nyuap. Tapi ngeri juga kalau tiba-tiba ada yang gak sengaja nyorot ke gw, kan tengsin dong. Nah karena makanan yang mau dihadirkan gak hanya si salad itu aja, jadinya salad itu diambil. Diaambiiiiiiilll! Aaaaahhhhhhh kan gw masih mau saladnya! *nangismenggeru*

Dan Maria sebagai host kan bilang kalau hidangan berikutnya adalah ikan sesuatu gitu. Gw ikut menanti-nantikan dong.

Tapi karena cut perbincangan itu hanya sebentarrrrrr banget (hanya 2 cut dari 5 yang direncanakan, dem), jadilah si ikan itu gak muncul pas sesi gw dong. Deeeeemmm.. Ayo kembalikan saladku!

Overall, gw sweeeneengg bisa tampil di 8-11 Show. Bagaimana pun, ini adalah salah satu acara Metro TV yang gw suka, walaupun gak die-hard banget. Dan bagaimana pun juga, it’s my first time ever on TV! And the host showed my book on TV as well! Yahhuuuyyyy… what could be better than that!

Saat ini jadinya tepat menyanyikan lagu Liga Musik, band kampus gw dulu, “Sempurnaalaaahh… hidupku kini… ku ada di tivi, maka aku adaaa….” *ngakak*

Advertisements