Tags

,

Ketika hidangan ini hadir di meja, seketika gw nanya sama si Mas: bagaimana ini cara minumnyaaaa? “This is my first time here,” kata gw sambil senyum manis.

Tempat ini namanya Max Brenner, direkomendasikan Rizka. Secara Rizka udah pernah tinggal di sini, tentu lah layak dipercaya dongs. Setelah dicek di websitenya, salah satu outlet terdekatnya ada di Broadway, tinggal jalan kaki dari ABC. Dan yang lebih penting: affordable, yahuy!

Minuman yang gw pesan ini namanya Suckao. Ada tiga pilihan cokelat yang bisa dipilih *tentunya* dan gw pilih yang dark chocolate. Kenapa gw pilih Suckao? Karena menu ini ada paling atas dalam website dan sempet ketemu beberapa kali namanya ketika gw riset untukĀ  mencari menu mana yang paling direkomendasikan dari Max Brenner ini.

Sebelum minuman tiba, gw mencermati restoran kecil ini. Tempatnya enaaaaakk sekali. Dengan warna cokelat, trus temaram, rasanya anget banget. Apalagi membayangkan gw akan segera menikmati “a concentrated chocolate shot”… apa pun itu maksudnya, haha! Walaupun gw gak kenal siapa itu Max Brenner, baca tulisan itu di dindingnya rasanya kok hangat sekali…

Dan tibalah Suckao gw ini. Si Mas bilang, gw tinggal cemplungin cokelat-cokelat bulat itu ke dalam ‘gelas’, yang di bawahnya ada lilinnya itu. Di dalam gelas ada susu, dan api dari lilin akan melelehkan cokelat yang gw masukkan ke dalam. “Or you can just eat the chocolate,” kata dia.

Nom nom!

Gw icipin dulu cokelatnya… nyam! Ah gw selalu suka dark chocolate! Pahit, seperti kehidupan *halah* Gw cemplungin beberapa keping ke dalam gelas, sambil gw aduk-aduk. Sendok adukannya ini juga lucu. Tampilannya agak kayak sekop, dan ini juga sekaligus sedotan! Ahhh tambah lucuuuu..

Trus gw seruput.. Aaaahhh enaknya susu cokelat hangat ini.. Gak terlalu manis, karena gw pilih dark chocolate. Trus kalau gw biarkan agak lama di dalam gelas, jadi terasa makin hangat dan sedap. Olala sedepnyaaaa..

Mas yang tadi lewat lagi. “Do you want extra milk? It’s free.” Hore! Aku suka yang gratis-gratis! Haha! Mariii tambaaahh.. mayan juga buat ganjel-ganjel sebelum makan malam, hihihi.

Selain Suckao yang gw seruput, tentu ada menu-menu lainnya. Tapi cokelat yang berlebihan bisa memicu migren *keluh* jadinya gw batasi hanya di Suckao ini aja. Duh padahal kalau baca menunya… hhhh…

Tempat ini pun gak sekadar tempat menyantap minuman/kudapan cokelat aja. Di pojokan, ada tempat jualan cokelatnya. Duhhh menggiurkan sekali kotak-kotak cokelat itu. Wadahnya pun lucu-lucu, pengen gw rebut dan gw bawa pulang! Serunya lagi, di atas kepala gw tuh ada pipa-pipa gitu, yang tampaknya menyambung ke arah dapur. Di situ ada tulisan: 100% Chocolate.

Nah lho, ini beneran cokelat gak ya isinya? Nyaaammm…

Terima kasih ya Rizka untuk rekomendasinyaaaa *peluk*

Advertisements