Tags

, ,

Di Sydney dan Melbourne, gw menemukan visitor centre idaman banget. Duh senangnya kalau di Jakarta, serta kota-kota lain di Indonesia, punya visitor centre selengkap ini… *ngayal*

Ada banyak hal yang membuat visitor centre ini amboooyy sekali.

Pertama, karena letaknya ada di tengah kota, di pusat keramaian. Di Melbourne, visitor centre ada di depan Flinders St station, yang adalah stasiun yang jadi hub dari berbagai kota. Sementara di Sydney, ada di The Rocks, deket Circular Quay, yang juga jadi pusat keramaian kota.

Kedua, koleksi peta dan brosurnya itu lhoooooo… Hadeeeehh… Perasaan kalau di Jakarta, nemu kayak gini cuma di hotel-hotel aja. Itupun gak lengkap-lengkap amat. Ada brosur dan peta soal tempat wisata, ada juga yang menjelaskan soal sistem transpor dan pertiketannya. Gw gak terlalu mencermati peta-peta yang ada di Sydney, tapi di Melbourne itu dirinci lagi per suburb gitu, apa aja yang ada di sana, petanya, cara menuju ke sana dan sebagainya. Oh indahnya.

Daann.. di visitor centre Sydney dan Melbourne, ada banyaaaaak sekali rak, dengan banyaaaaak sekali peta dan brosur! Dan banyak yang gratis! Tinggal comot! Ooohhhh..

Ketiga, ada petugasnya yang tampak informatif. Ketika di Melbourne, ada seorang ibu tua yang setia menunggu di salah satu counter, dan tampak dengan gembira sekali menerangkan sekali soal tempat-tempat seru di Melbourne. Gw rasa dia udah jelasin hal yang sama ribuan kali deh. Ada banyak counter juga yang semuanya berisi petugas yang tampak sigap menjawab. Bukan tipe petugas yang pasang tampang ogah-ogahan gitu deh.

Keempat, dilengkapi dengan tempat beli suvenir. Gw duga sih harga suvenir di sini lebih mahal ketimbang yang ada di ‘pasar’ buat turis. Gw belum ngebandingin sih antara harga di Sydney Visitor Center dengan di Paddy’s market, tapi mestinya di tempat kedua lebih murah bukan? Sementara di Melbourne, sialnya gw gak cukup riset untuk tau di mana Paddy’s Market-nya Melbourne berada. Tapi buat turis-turis malas riset, ada di visitor centre rasanya bakal cukup membantu untuk beli oleh-oleh.

Koleksi brosur gw aja udah setumpuk, hihihi.

Duh andai kita punya visitor centre yang amboy gitu yaaa.. *tersedu*

Advertisements