Tags

It’s official now. I’m coming to Burma! Yeeaaaay!

Kali ini tentu gak sekadar jalan-jalan. Eits. Ngeri.

Sejak gw pindah program ke Asia Calling, alhasil gw jadi ngikutin perkembangan Asia, salah satunya Burma. Lagi happening banget lah. Setelah para tahanan politik itu bebas, trus Suu Kyi ikut pemilu, trus menang 43 kursi di by-election, trus sekarang emoh masuk ke parlemen karena sumpah parlemen itu menyebutkan harus “safeguard the constitution” yang dianggap tidak demokratis.

Burma is the new hype, indeed.

Makdarit, begitu ada kesempatan gw untuk melakukan perjalanan ke sana, langsung ho-oh tanpa pikir dua kali.

Well, sempet sih berasa agak maju mundur karena urusan visa, tapi mengutip Hil kekasih hatiku itu,”Masa cuma karena urusan itu trus nggak jadi ke sana?”

Ah betul juga.

Dan hari ini, urusan tiket beres, hotel sudah dipesan, visa jadi dari kemarin – semua berkat bantuan teman-teman di kantor yang baru saja menaikkan level oleh-oleh lebih dari sekadar gantungan kunci.

Perjalanan kali ini pun sejatinya gak cuma ke Rangon, Burma; tapi juga ke Chiang Mai, Thailand. Di Chiang Mai urusan kerjaan, kalau di Rangon, yaaaa urusan kerjaan juga laaah #plak

Tinggal tersisa seminggu lagi untuk beresin hal-hal penting lainnya demi perjalanan di Rangon yang lancar, semoga wangsit-wangsit terus berdatangan.

Advertisements