Nama Generation Wave mulai gw kenal ketika Asia Calling mengundang mereka untuk datang di Asia Calling Forum. Lupa tahun berapa, yang jelas setelah Saffron Revolution.

Youth movement yang satu ini emang beken setelah Saffron Revolution yang dimotori oleh para biksu Buddha ini. Sejak itu mereka keluar dengan kampanye CNG – persis dengan kampanye pemerintah untuk pakai CNG alias Compressed Natural Gas. Tapi CNG-nya Generation Wave adalah Change New Government.

Mereka kampanye dengan nulis grafiti di mana-mana, lalu naro album rap + hip hop mereka secara sembunyi-sembunyi di aneka tea shop yang ada di Rangoon. Pucuk pimpinan Generation Wave pada ditangkep-tangkepin, termasuk artis hip hop paling tenar se-Burma yaitu Zay Yar Thaw. Sejak itu gerakan ini going deeper underground dan buka kantor di Mae Sot, perbatasan dengan Thailand.

Pintu depan kantor GW

Sekarang, dengan situasi politik mulai berubah, Generation Wave pulang kampung. Ini kali pertama buat  mereka untuk punya kantor di negara sendiri. Kantor ini letaknya di daerah China Town-nya Rangoon, tepatnya di 13th Street.

Dari luar sih tampilannya gak meyakinkan ya, kumuh aja gitu. Untuk memastikan gw ada di tempat yang bener atau enggak, gw gak berani tanya-tanya. Secara ini gerakan dulu underground gitu, jangan-jangan orang yang gw tanya itu intel, hoho.Kan itu namanya gw cari mati, hihi.

Bersama Bo Bo

Sesampainya di kantor GW, begitu buka pintu, langsung ada poster geda. Siapa lagi kalau bukan Suu Kyi. Ruang tamu ini gak seberapa besar, hanya ada satu komputer di situ. Juga ada papan agenda kegiatan. Di dalam ruangannya juga cuma dua: satu untuk founder & general secretary-nya, satunya lagi untuk 4 divisi yang ada di dalam GW.

Ngobrol panjang lebar dengan Bo Bo, sang general secretary, juga dengan salah satu foundernya yang eks-artis  hip hop, trus sama satu anak muda perempuan yang baru gabung di GW, seru juga. Mereka paling usianya masih pada 20-an tahun. Lha Bo Bo aja sekarang umurnya baru 24! Hiyah, muda amat!

“Seragam”-nya GW

Kita berbincang panjang lebar soal rencana GW di masa mendatang. Secara udah gak zaman kegelapan lagi, apa iya mau terus underground? Trus rencana ke depannya apa? Yah pertanyaan-pertanyaan semacam itu lah.

Bo Bo bilang, mereka masih diawasin. Masih ada polisi intel yang suka seliweran. “But we don’t care,” kata dia. Ihiy.

Begitu selesai ngobrol sama mereka, gw mau pamitan. Eh trus gw dikasih kunci. Lha kepiye iki. Dia minta gw buka sendiri gembok di bawah, lalu kuncinya dinaikin ke atas. “This is the system here.”

Jadilah gw ke bawah, buka gembok, tutup gembok lagi, sangkutin kunci ini ke cantelan bertali dengan tulisan GW, lalu tali itu ditarik ke atas sama Bo Bo.

Cerdas!

Advertisements