My Timor Leste Series

Terima kasih tak terhingga kepada Tessa Piper yang sudah mengenalkan nama Helene van Klinken ke redaksi, yang kemudian menyerahkan penggarapan dokumenter radio ini kepada gw.

Terima kasih tak terhingga buat Helene van Klinken dan Achnesia Manganang, serta keluarga dan kerabat mereka di Timor Leste yang sangat membantu riset dan persiapan pembuatan dokumenter ini.

It’s good to be in Timor Leste. Would love to take Dace and Senja there someday. Siapa tau ketemu Krisdayanti dan Raul Lemos *kerjapmata*

And having finished the series, I’m so proud that I’m a radio journalist.

***

On KBR68H’s Saga

http://www.kbr68h.com/saga/77-saga/18208-kisah-anak-timor-yang-hilang-1-jalan-panjang-menuju-rumah

http://www.kbr68h.com/saga/77-saga/18278-kisah-anak-timor-yang-hilang-2-pulanglah-ke-rumah-nak

On KBR68h’s Asia Calling

http://www.asiacalling.org/en/news/timor-leste/2402-a-long-journey-home-timor-lost-children

http://www.asiacalling.org/en/news/timor-leste/2440-if-you-have-time-please-come-home-the-divided-families-of-timor-leste

On BBC Outlook 17 January 2012

http://www.bbc.co.uk/programmes/p00mvfvy

 

Lucunya Radio Liberdade

Tags

TLMDC ini satu kantor dengan salah satu radio di Dili, namanya Radio Liberdade. Di dalam sini isinya ya anak muda semua. Ini radi hiburan, juga ada beritanya. Studionya satu, kecil, dan ini tempat favorit gw selama di TLMDC karena AC-nya dingin hihihi. Continue reading »

Merinding di Comarca Balide

Tags

Pameran Chega! di Penjara Balide ini satu hal yang paling ingin gw datangi di Dili. Pas baca-baca di website, udah ngeri. Pas sempet sekali ke kantor CAVR, yang juga di Penjara Balide, udah berasa ngeri. Setiap kali denger frase “zaman Indonesia dulu”, rasanya ngilu banget.

Dan pagi tadi gw memberanikan diri untuk pergi ke pameran Chega! Continue reading »

Pantai Kelapa

Tags

Dua kali sudah gw ke Pantai Kelapa. Ini adalah pantai beken lah kira-kira gitu di Dili. Gw mau ngegoogle untuk mencari pembuktian pihak ketiga, tapi internetnya lambat jaya.

Setiap sore selalu ramai di Pantai Kelapa ini. Gw dianterin sama orang TLMDC menuju ke sana kemarin abis pelatihan. Dia bilang,”Nanti jam 19 udah sampai di hotel lagi saja ya, takut ditipu supir taksi di sini.”

Oke baiklah. Mari kita nikmati Pantai Kelapa di sore hari. Continue reading »

Panas Jaya

Tags

Astaga naga panasnya jaya nugraha di Dili…

Gw training di salah satu ruangannya TLMDC, Timor Leste Media Development Center. Di sini emang nggak ada AC, adanya kipas segede gaban di sebelah gw. Semula gw bahagia karena disentor kipas angin, tapi lama-lama bikin mules dan masuk angin. Tapi giliran diarahkan ke orang lain, makjan panasnyoooo… Continue reading »

“Zaman Indonesia Dulu”

Bagian yang baru disemen itu adalah bekas tembakan

 

Setelah gw selesai urusan wawancara dengan keluarga di Kampung Ira Lafai, gw dijemput lagi sama Kak Inacia, Kak Isa dan ponakan-ponakan mereka. Malam ini gw akan menginap di rumah Kak Inacia, yaitu di Kampung Titilari.

Oh ya, semua ujung “I” itu dibaca sebagai “e” seperti di kata “ember”, jadi kampung ini dibacanya “Titilare” dan kampung sebelumnya dibaca “Iralafae”.

Begitu sampai di rumah, Kak Inacia memperlihatkan bekas lubang di tembok rumahnya. “Dulu rumah ini ditembakin dan dibakar tentara.”

… … …

Huhuhuhuhu.

Continue reading »

Menuju Lospalos

Hari Sabtu gw dedikasikan untuk Lospalos. Ini adanya di Distrik Lautem, distrik paling timur di Timor Leste.

Gw akan bertemu keluarganya Alexhia Cordova da Silva Ximenes. Di Lospalos, Kampung Ira Lafai, ada ibu, bapak, saudara-saudaranya. Mereka baru ketemu lagi tahun lalu, setelah Alexhia diambil saat usia 40 hari.

Rombongannya cukup banyak. Ada gw, Kaki Siti (kakaknya Alexhia), serta Kak Inacia dan Kak Isabella yang orang asli Lospalos juga, serta diantar oleh Om Je, yang masih sodaranya Kak Inacia. Seru, semua orang sepertinya saling bersaudara di sini :)

Perjalanan makan waktu sekitar 6 jam pakai mobil *fiuh* Continue reading »

Wawancara dalam bahasa Tetum, yeay!

Tags

Untuk kali pertama dalam hidup gw, gw wawancara dalam bahasa Tetum, aye!

Orang yang gw wawancara adalah Bapak Mau Nana. Gw end up manggil dia Om Mau Nana, ikut-ikutan sama Mbak Siti keponakan dia yang adalah kakaknya Alexhia. Om Mau Nana ini adalah komandan pengamannya Xanana Gusmao… aye! Sepanjang masa invasi 1975-1999 Mau Nana dicari-cari tentara Indonesia karena petinggi Fretilin dan untuk itu selama 24 tahun dia bergerilya di dalam hutan… *fiuh* Continue reading »

Kecele Harga

Tags

Dari hotel, tinggal jalan dikiiiiit ke arah kanan, itu adalah Tais Market, tempat jual kerajinan tangan.

Duh godaan banget kan tuh.

Sebelum terlambat, mari kita ke sana. Alibinya adalah foto-foto. Tujuan utamanya adalah ngecek harga. Continue reading »

SIM Card

Tags

Hal pertama yang gw cari di Dili adalah SIM Card. Soalnya Indosat Mentari langsung mati total gak ada ampun di sini. Ih padahal kan ini dulu bekas bagian Indonesia juga *trus kenapaaaaa*

Jadilah gw dianterin sama Zelia untuk ke TL telecom di pojokan jalan. Gak terlalu jauh, cukup jalan kaki saja. Continue reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,429 other followers